Risiko Ergonomi Low Back Pain Bidan Dalam Menolong Persalinan Pada Bidan Praktik Mandiri

Di Cimanggis, Depok Tahun 2015

  • Nur Aini STIKes Mitra RIA Husada
  • Desi Rusmiati Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Mitra Ria Husada

Abstract

Bidan dalam menjalankan tugas melayani pasien  berisiko tinggi mengalami low back pain terutama saat menolong persalinan1. Gerakan berulang saat melakukan penjahitan , saat memindahkan pasien, membungkuk dan posisi statis berdiri dalam durasi lama. Dampaknya dalam jangka waktu panjang dari keluhan lowbackpain seperti kelainan struktur tulang, HNP sampai kepada kelumpuhan.2 Tujuan penelitian ini  untuk menganalisis hubungan durasi kerja dan postur kerja dengan keluhan lowbackpain. Metode Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah bidan yang berpraktik di wilayah kecamatan Cimanggis  dengan sampel sebanyak 44 responden .Data dikumpulkan pada bulan Mei tahun 2015 menggunakan kuesioner dan menggunakan tools analisa risiko ergonomi yaitu RULA4, dianalisis secara deskriptif dan  analisis bivariat menggunakan uji Chi square. Hasil  Didapatkan bidan dengan keluhan  lowbackpain berat sebesar 61%, low backpain ringan sebesar 17%.  Analisa bivariat didapatkan hasil hubungan antara durasi kerja dengan lowbackpain  p value 0,010  ( OR 6,417) dan  postur kerja P 0,030 (OR 4,727). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara durasi kerja  dan postur kerja dengan keluhan lowbackpain. Saran  Sebaiknya bidan bekerja dengan aman untuk tubuhnya dengan menjaga posisi tubuh yang baik dan meminimalisir  gerakan berulang dan statis .

References

1. Stichler, J.F., Feiler, J.L. & Chase, K., 2012. Understanding Risks of Workplace Injury in Labor and Delivery. JOGNN - Journal of Obstetric, Gynecologic, and Neonatal Nursing, 41(1), pp.71–81.
2. Andersen, L.L. et al., 2012. Spreading of chronic pain between body regions: prospective cohort study among health care workers. European journal of pain (London, England), 16(10), pp.1437–43.
3. Li, J.Y. et al., 2012. Risk factors of low back pain among the Chinese occupational population: a case-control study. Biomedical and environmental sciences : BES, 25(4), pp.421–9.
4. McAtamney, L. & Corlett, E.N., 1993. RULA: A survey method for the investigation of work related upper limb disorders. Applied Ergonomics, 24(2), pp.91–99.
5. Latza, U., Pfahlberg, A. & Gefeller, O., 2002. Impact of repetitive manual materials handling and psychosocial work factors on the future prevalence of chronic low-back pain among construction workers. Scandinavian journal of work, environment & health, 28(5), pp.314–23.
6. Suma’mur, P.K. (2009). Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (HIPERKES). Jakarta: Sagung Seto
7. Sadeghian F, Hosseinzadeh S, Aliyari R. Do psychological factors increase the risk for low back pain among nurses? A comparing according to cross-sectional and prospective analysis. Safety and health at work. 2014 Mar 1;5(1):13-6.
8. Tarwaka.(2004), Ergonomic untuk keselamatan, kesehatan kerja dan produktifitas. Surakarta: Uniba Press
9. Effendi, F., Wawolumaja, C., Azwar, A. and Misbach, J., 2011. A risk prediction model of the incidence of occupational low back pain among mining workers. Medical Journal of Indonesia, 20(3), p.212.
10. Zamanian, Z., et al. "The REBA Technique Ergonomic Assessment of Musculoskeletal Disorders Risk Level among Midwives of Shiraz State Hospitals." Journal of Urmia Nursing And Midwifery Faculty 12.1 (2014): 0-
11. Tarwaka.(2004), Ergonomic untuk keselamatan, kesehatan kerja dan produktifitas. Surakarta: Uniba Press
12. Notoadmojo, Soekejo. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta:PT Rineka Cipta, 2005
Published
2019-05-24
How to Cite
[1]
Aini, N. and Rusmiati, D. 2019. Risiko Ergonomi Low Back Pain Bidan Dalam Menolong Persalinan Pada Bidan Praktik Mandiri. Jurnal Ilmiah Bidan. 4, 1 (May 2019).
Section
Articles