HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP FAKTOR RISIKO PERILAKU SEKSUAL REMAJA

Studi DI SMA 63 JAKARTA SELATAN TAHUN 2015

  • Debbiyantina Debbiyantina Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta III
Keywords: promosi kesehatan reproduksi, perilaku seksual, remaja

Abstract

Masa remaja adalah masa terjadinya perkembangan fisik berupa munculnya ciri-ciri seks primer, sekunder serta psikologis berupa prilaku seksual. Masalah seksual pada remaja karena faktor-faktor perubahan hormonal yang meningkatkan hasrat seksualnya. Dari beberpa penelitian  mengenai kasus perilaku seksual pada remaja dari waktu ke waktu semakin mengkhawatirkan karena perilaku seksual remaja sekarang ini sudah melebihi batas dan cukup mengkhawatirkan terutama pada masa remaja akhir. Perilaku-perilaku seks yang terjadi tidak diiringi dengan pemaparan tentang promosi kesehatan reproduksi yang memadai pada diri remaja Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan promosi kesehatan reproduksi terhadap faktor risiko perilaku seksual remaja di SMA wilayah Jakarta Selatan. Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah siswa SMA berjumlah 96 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Proportional Stratified Random Sampling.Data yang digunakan adalah data primer dengan memberikan angket kepada responden. Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian SST ditemukan ada hubungan antarapengetahuan, pengalaman pacaran, persepsi seks, sumber informasi serta komunikasi teman sebaya dengan  risiko prilaku seks remaja (p-value<0.05).

References

1. Achmad surya, 2010. “Survei Baseline Reproduksi Remaja Sejahtera di Indonesia”. Laporan hasil Penelitian Badan Koordinasi Keluarga Berencana Naioal ( BKKBN), Esat Java Center Part fnder /focus, world bank, USAID, Jurnal. Vol.III No.1.
2. Sekarrini, Loverina. 2012. “Faktor –Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Remaja Di SMK Kesehatan Di Kabupaten Bogor Tahun 2011”. Skripsi. Depok: FKM UI
3. Arde M Lanova Dwi. 2014 “Sumber Informasi dan Perilaku Seksual Remaja di Indonesia” Tahun 2007 dan 2012 ( Analisis Data SKRRI 2007 dan 2012). Tesis. Depok: FKM UI 4. Santrock, J.W.2004. “Life-Span Development. Ninth Edition. Boston : McGraw-Hill Companies”. Steinberg, Laurance. (1993). Adolescence. New York : Mc. Graw-Hill, Inc
5. BKKBN, 2012. Pedoman Pengelolaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja dan Mahasiswa (PIK R/M). Jakarta : Direktorat Bina Ketahanan Remaja BKKBN
6. Adikusumo, I. 2005. “Sikap remaja terhadap seks bebas di Kota Negara” : Perspektif kajian Budaya. Ejournal.Unud.Ac.Idabstrake_ journal_rasmen.pdf (diakses tanggal 3 April 2014).
7. Badan Pusat Statistik. 2010. “Perkembangan beberapa indikator utama sosial-ekonomi Indonesia”. Jakarta: 2010.
8. Glanz, K., Rimer, B., &Viswanath, K., 2008.”Health Behavior and Health Education: Theory,Research, and Practice. 4th.Edition”. USA: Jossey-Bass
9. Juliani, dkk, 2014.”Hubungan pengetahuan dengan sikap remaja tentang perilaku seksual pra nikah pada siswi kelas X di SMA negeri 1 Manado”, Unv. FK. Samratulangi
10. Massolo Prima Adrin, 2011. “Pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang seksual pranikah di SMA 1 Masohi tahun 2011”. Univ. Hasanudin
11. Mayratun 2012. “Hubungan pengetahuan dan peran keluarga dengan prilaku seksual pra nikah pada remaja anak jalanan di Kota Surakarta”. Stikes Aisyiyah Surakarta.
12. Notoadmojo, S. 2007.”Promosi kesehatan dan ilmu perilaku” Jakarta PT. Rineka Cipta
13. Pawestri, 2013.”Pengethauan, sikap dan perilaku remaja tentang seks pra nikah”, Univ. Muhammdiyah Semarang
14. Rufaiah, M. 2007.”Hubungan antara persepsi tentang seks dan prilaku seksual remaja di SMA negeri 3 Medan”. Univ Sumetera utara 15. Santrock, J. W. 2003. “Psikologi Remaja”. Edisi 11. Jilid1. Jakarta : Erlangga
16. Dewi, Ari Pristiana. 2012. “Hubungan Karateristik Remaja, Peran Teman Sebaya Dan Paparan Pornografi Dengan Perilaku Seksual Remaja Di Kelurahan Pasir Gunung Selatan Depok”. Tesis. Depok: FIK UI
17. http://dianhusadarefira.blogspot.com/p/peranbidan-dalam-promosi-kesehatan.html
18. Suzanne. 2009. Pengertian Monitoring dan Evaluasi. Diakses pada 24 Januari 2015, dari http://hafidzf.wordpress.com/2009/06/16/ pengertian-monitoring-dan-evaluasi
19. http://silviakhairunnisa.blogspot.com/2011/01/ peran-orangtua-masyarakat-dan.html Diakses pada 14 Januari 2015
Published
2016-12-01
How to Cite
[1]
Debbiyantina, D. 2016. HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP FAKTOR RISIKO PERILAKU SEKSUAL REMAJA. Jurnal Ilmiah Bidan. 1, 2 (Dec. 2016), 1-8.
Section
Articles