POP UP EDUCATION MEANS AS A PREVENTIVE EFFORTS LGBT DISTRIBUTION IN PRAPERTY CHILDREN IN INDONESIA

DI INDONESIA

  • Khairun Nisa Prodi Profesi Bidan, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga
  • Nur Sophia Matin Program Studi Pendidikan Bidan, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga
  • Rize Budi Amalia Program Studi Pendidikan Bidan, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga
Keywords: LGBT, pop up, reproductive health, prepubertal

Abstract

LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) merupakan sebuah fenomena yang tengah marak di Indonesia. Fenomena tersebut dianggap bertentangan dengan nilai-nilai pancasila dan kepribadian serta jati diri bangsa Indonesia. Data Kemenkes pada tahun 2012, terdapat 1.095.970 pelaku LGBT baik yang tampak maupun tidak, lebih dari lima persennya mengidap HIV. Pergerakan LGBT tersebut dilakukan secara sistematis dan menyasar hampir semua kalangan umur. Penyebaran ide LGBT mulanya menyasar kaum intelektual, kemudian masuk ke wilayah kampus, lalu turun ke siswa-siswi SMA, dan kemudian merambah ke siswa-siswi SD. Anak-anak khususnya yang berada pada rentang prapubertas menjadi lebih rentan karena masih berada dalam masa kritis pembentukan konsep diri. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan adanya upaya preventif yang ditujukan pada anak prapubertas untuk membentuk pemahaman yang benar sehingga dapat mencegah bertambahnya korban penyimpangan LGBT di Indonesia. Sarana edukasi melalui pop up dengan konten pengenalan organ reproduksi, ciri-ciri pubertas, pencegahan kekerasan termasuk seksual, dan informasi seputar kesehatan reproduksi yang diintegrasikan dengan pendekatan agama menjadi salah satu upaya preventif untuk mencegah penyimpangan LGBT pada anak prapubertas. Selain itu, keberadaan bidan sebagai pendamping selama siklus kehidupan perempuan juga memiliki peranan penting dalam memperkuat seorang perempuan sebagai ibu untuk senantiasa menanamkan pemahaman yang benar berkaitan dengan kesehatan reproduksi salah satunya dengan memanfaatkan sarana edukasi pop up pada anak prapubertas.

References

1. Abhimantara dan Wirawan. 2016. Status Keperdataan Pelaku Transeksual dalam Hukum Positif di Indonesia. Jurnal Universitas Udayana.
2. Alison, et al.2006. Keajaiban Otak Anak Mempelajari Benda, Bahasa dan Manusia. Diterjemahkan oleh Dian R. Basuki. Bandung : Mizan
3. Asih.2014. Identifikasi Kebutuhan Pendidikan Kesehatan Reproduksi pada Anak Usia Sekolah Prapubertas di kota Serang tahyn 2014.
4. Asror, Miftahul, 2013. Seks dalam Bingkai Islam. Jawara :Surabaya
5. Dewantari, A.A. 2014. Sekilas tentang Pop-up, Lift the Flap, dan Movable Book
6. Dzuanda. 2011. Design Pop-up Child Book Puppet Figures Series? Gatotkaca?.
7. Jurnal Library ITS Undergraduate
8. Eagly, A.H., Beall, A.E., & Sternberg, R.J. 2004. The Psychology of Gender. Nuw York: The Guilford Press.
9. DinaIndriana. 2008. Ragam Alat Bantu Media Pengajaran. Jakarta : Diva Press
10. Haryani, Mulya, 2012. Dampak Pornografi Terhadap Perilaku Siswa dan Upaya Guru Pembimbing untuk Mengatasinya. Jurnal Ilmiah Konseling (Konselor) Volume 1 Nomer 1 Januari 2012.
11. Ika, Teresina. 2018. Perbedaan Efektifitas Buku pop-up dan Leaflet Pencegahan Diare terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap, Persepsi, dan Niat untuk Bertindak pada Siswa Kelas 5 SDN Bulak Banteng Surabaya. Repository Universitas Airlangga.
12. Indah, Nur. 2016. Analisis Framing Berita Kasus SGRC UI (Support Group and Resource Center for Sexual Studies Universitas Indonesia) Terkait Iso LGBT (Lesbian,Gay, Bisexual dan Transgender) Pada Republika.co.id dan Tempo.co. Repository Universitas Airlangga.
13. Indrawati, Ni Ketut. 2013. Desain Buku Pop-Up dan Media Pendukungnya sebagai Pengenalan Pramuka untuk Remaja di Denpasar. Skripsi. Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar
14. Kartono, Kartini. 2009. Psikologi Abnormal dan Abnormalitas Seksual. Bandung : Mandar Maju.
15. Kusuma, A.D. 2013. Perancangan Buku Pop-Up Cerita Rakyat Bledhug Kuwu. Skripsi. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang.
16. Manalastas, E.J., Ojanen, T.T., Torre, B.A., Ratanashevorn, R., Hong, B.C.C., Kumaresan, V.,Veeramuthu, V. Homonegativity in southeast Asia: Attitudes toward lesbians and gay men in Indonesia, Malaysia, the Philippines, Singapore, Thailand, and Vietnam (2017) Asia-Pacific Social Science Review, 17 (1), pp. 25-33. Document Type: Article Source: Scopus.
17. Notoatmodjo, S. 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta :Rineka Cipta
18. Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta
19. Nuryani, Ita, 2011. Hubungan Keterpaparan Media Informasi Tentang Seks dengan Perilaku Seks Remaja Awal pada Siswa di SMP Semarang. Jurnal Dinamika Kebidanan vo;. 1 no. 2. Agustus 2011.
20. Oetomo, Dede. 2001. Memberi Suara pada yang Bisu. Yogyakarta: Pustaka Marwa.
21. Rina, Wahyuningsih. 2017. Gambaran Proses Coming Out pada pria yang menjadi wariatransgender) pada masa dewasa awal di Kota Surabaya. Skripsi.
22. Rita Eka Izzaty, dkk. 2008. Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta : UNY Press
23. Rokhmah, Dewi. 2017. Desertasi Studi Fenomenologi tentang Homoseks pada Laki-laki suka seks dengan laki-laki (LSL) di Kabupaten Jember. Repository Universitas Airlangga.
24. Romauli, S dan Vindari, A. 2011. Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta. Nuha Medika
25. Sarwono, S.W. (2012). Psikologi remaja. Jakarta : Rajawali Pers
26. Wawan Setiawan, Yudhitiya Dyah Sukmadewi. “PERAN PANCASILA PADA ERA GLOBALISASI” KAJIAN TERHADAP PANCASILA DAN FENOMENA LGBT (LESBIAN,GAY,BISEXUAL,TRANSGENDER) DI INDONESIA Jurnal Dinamika Sosial Budaya, Volume 19, Nomor 1, Juni 2017.
27. Wijayanti, Anin. 2016. Tesis Bimbingan Kelompok Client Centered tentang Pendidikan Seks Islami dalam Mencegah Perilaku Menyimpang Seksual pada Remaja Awal Perempuan (Studi di SDIT Permata Kota Mojokerto). Repositori Universitas Airlangga.
28. Yash. 2003. Transeksual ; Sebuah Studi Kasus Perkembangan Transeksual Perempuan ke Laki laki, Semarang: AINI.
Published
2018-12-28
How to Cite
[1]
Nisa, K., Matin, N. and Amalia, R. 2018. POP UP EDUCATION MEANS AS A PREVENTIVE EFFORTS LGBT DISTRIBUTION IN PRAPERTY CHILDREN IN INDONESIA. Jurnal Ilmiah Bidan. 3, 3 (Dec. 2018), 20-26.
Section
Articles